Booking Hotels

SMAN 11 Pekanbaru Tidak Ikut DBL 2010

tim basket putri sman 11 pekanbaru, DBL 2010 PekanbaruMasih ingat dengan Champion Putri Honda Development Basket League Riau Pos 2008 Pekanbaru? Memang sangat payah melupakan Juara Edisi perdana DBL Pekanbaru. Ya, SMAN 11 Pekanbaru.

Tim basket putri SMAN 11 Pekanbaru tidak hanya sekedar juara, tapi juga mengantar pemain andalan mereka, Yoa ke Australia. Yoa menyingkirkan sederet nama pemain basket SMA se-Indonesia dalam seleksi Surabaya tahun 2008.

Pada DBL edisi 2009 tim basket SMAN 11 belum juga hilang taringnya. Adik Yoa pada waktu jadi jagoan di timnya walaupun tidak disertakan ke Surabaya. Lalu Bagimana cerita tim putri SMAN 11 Pekanbaru di Honda DBL Pekanbaru 2010?

Dengan berat hati sekolah ini harus didiskualifikasi alias tidak ikut dalam pentas DBL, liga basket pelajar terbesar di Indonesia. Apa pasal? simak kutipan berita Riau Pos berikut:
...karena pemain, pelatih dan suporter SMAN 11 tidak senang atas keputusan wasit. Mereka pun mengucapkan kata-kata kotor dan penghinaan kepada wasit yang berujung dengan pelemparan air mineral gelas dan masuknya suporter...
Ketegasan Panitia DBL Pekanbaru:
SMAN 11 diskualifikasi. Keputusan ini diambil atas kesepakatan antara pihak panitia DBL Indonesia, Honda-DBL 2010 Riau Series dan pihak Perbasi Riau

Kami tidak akan mentoleransi hal-hal semacam itu. Sikap tegas yang kami ambil ini, dapat menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah lain agar tidak berbuat hal serupa di Honda DBL 2010 Riau Series
Dengan didiskualifikasinya SMAN 11, artinya keuntungan tersendiri bagi tim lain yang masuk waiting list. SMAN 2 Kampar lebih cepat melengkapi persyaratannya ketimbang SMAN 12 Pekanbaru. Mereka pun menjadi tim putra ke-32 di Honda DBL nanti. Sementara komposisi 20 tim di bagian putri berkurang menjadi 19 tim.

Foto: Xpresi Riau Pos


Testimoni Facebooker, ayo ikutan...!

3 komentar to “SMAN 11 Pekanbaru Tidak Ikut DBL 2010”
dafiDRiau mengatakan...
on 

Vonis dijatuhkan sebagai upaya menegakkan sportifitas dalam olah raga, belajar pada olah raga barat/eropah yang sangat menghormati keputusan wasit, walaupun negara mereka tersingkir dari kejuaraan. Disana ga ada yang berani sama wasit.

shariy bastian mengatakan...
on 

apalah skolah aku tu ...

Anonim mengatakan...
on 

tapi,,,,
wasit harus bertindak jujur dan adil dong.
dan pesan bagi para pemain,
berprilakulah yang sewajarnya
walau bagaimanapun juga,wasit yang berkuasa d lapangan...
ok..
buat slash,it menjadi pengalaman yg g'bs terlupakan.

Poskan Komentar

 
2. 8.